♥ Bismillah...."Menuntut ilmu wajib atas tiap muslim (baik muslimin maupun muslimah). (HR. Ibnu Majah)," Tuntutlah ilmu dan belajarlah (untuk ilmu) dg ketenangan dan kehormatan diri, dan bersikaplah rendah hati kepada orang yang mengajar kamu. "(HR. Ath-Thabrani) ♥

Senin, 11 Juli 2011

♥ Hukum Mencium Tangan Orang Tua Atau Guru Sebagai Tanda Penghormatan ♥

Di Indonesia, mencium tangan merupakan kebiasaan (‘urf)yang ma’ruf beredar di tengah masyarakat, terutama ditujukan kepada orang tua atau sebagian guru yang mempunyai keutamaan. Ada sebagian ikhwan yang mengingkari perbuatan ini dan menganggapnya sebagai tindakan ghulluw (berlebih-lebihan) dan bid’ah, tidak ada contohnya dari kalangan salaf.
Jika kita dudukkan permasalahan secara lebih arif, segala macam ‘urf itu diperbolehkan asalkan tidak bertentangan dengan syari’at.[1] Tidak terkecuali permasalahan yang tertera dalam judul artikel.

♥ Untukmu Aku Berhias ♥

Oleh: Ustadz Abu Ammar al-Ghoyami
Seorang istri yang merasa senang dan bangga melihat penampilan suaminya dengan busana serasi lagi sesuai dengan seleranya tentu akan bertambah senang pada suami. Ia juga makin rajin memilihkan dan memadukan busana yang seharusnya dikenakan oleh suaminya dengan harapan suaminya akan selalu tampil gagah, rapi, dan menarik dipandang mata, tidak saja dipandanginya sendiri tetapi ia akan juga bangga suaminya dinilai lebih oleh saudara serta kawan sejawatnya dalam berbusana.

Di saat yang lain, ada seorang suami yang ingin merias istrinya meski dengan kesederhanaan dan kesahajaan. Untuk hal tersebut ia pun hendak membuat kejutan buat istri yang ia sayangi. Ketika ada kesempatan ia pun memilih busana yang ia suka buat istrinya, ditambah beberapa aksesori seperlunya di sebuah toko busana. Harapannya, sang istri akan senang mendapat kejutan, sebagaimana ia juga berharap akan menikmati penampilan istri yang ia sayangi dengan keindahan busana yang telah ia pilih yang dipadukan dengan aksesori yang ia suka dikenakan istrinya.

Kedua keadaan tersebut di atas mungkin pernah terjadi pula pada kita atau mungkin juga pernah terjadi pada orang yang dekat dengan kita. Yang pasti, kalau kita tilik lebih saksama ternyata ia tidak selamanya membuahkan keuntungan, sebab ia bisa melanggengkan cinta kasih namun bisa juga ia hanya sebentuk dengan makna pepatah “bertepuk sebelah tangan”. Artinya ia hanya menguntungkan secara sepihak tetapi tidak menguntungkan bagi pihak yang lain.

Rabu, 25 Mei 2011

♥ Sepotong Kue Tart dan Secuil Pahala ♥

Bayangkanlah … Anda ditawari sepotong kuetart, yang terdiri dari kue bolu coklat yang dilapisi whipping cream yang lembut, ditambah dengan serutan coklat di atasnya, plus stroberi yang rasa asam-manisnya semakin melengkapi kenikmatan kue tart tersebut.
Lalu, Anda ditanya, “Ingin pilih yang mana? Kertas alas kuenya, secuil whipping cream-nya, kue bolunya saja, atau ingin kue tart yang utuh?”
Sepertinya, nyaris tak mungkin jika Anda menjawab, “Kertas alas kuenya saja.” Benar begitu, bukan?

Senin, 02 Mei 2011

♥Atasi Marahmu, Gapai Ridha Rabb-mu! (Seri 1)♥


بسم الله الرحمن الرحيم
Siapapun kita, tentu pernah merasakan marah, bahkan mungkin tidak jarang kita merasakan kemarahan dan emosi yang sangat.
Memang sifat marah merupakan tabiat yang tidak mungkin luput dari diri manusia, karena mereka memiliki nafsu yang cenderung ingin selalu dituruti dan enggan untuk diselisihi keinginannya.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Aku ini hanya manusia biasa, aku bisa senang sebagaimana manusia senang, dan aku bisa marah sebagaimana manusia marah.”[1]

Jumat, 18 Maret 2011

♥ Kecantikan Sejati ♥


Dikirim: Ummu Yusuf Wikayatu Diny
Muroja’ah: Ust Aris Munandar
Adalah kebahagiaan seorang laki-laki ketika Allah menganugrahkannya seorang istri yang apabila ia memandangnya, ia merasa semakin sayang. Kepenatan selama di luar rumah terkikis ketika memandang wajah istri yang tercinta. Kesenangan di luar tak menjadikan suami merasa jengah di rumah. Sebab surga ada di rumahnya; Baiti Jannati (rumahku surgaku)...

Kamis, 17 Maret 2011

♥ Hukum Memakai Lensa Kontak Berwarna Untuk Kecantikan Dan Gaya ♥

Fadliilatusy-Syaikh Shaalih bin Fauzaan hafidhahullah pernah ditanya tentang hukum memakai lensa mata berwarna untuk mempercantik diri (hiasan) dan mengikuti gaya, dimana harga lensa tersebut tergolong mahal. Maka beliau menjawab sebagai berikut :...
لبس العدسات من أجل الحاجة لا بأس به.
أما إن كان من غير حاجة فإن تركه أحسن، خصوصاً إذا كان غالي الثمن فإنه يعد من الإسراف المحرم.
علاوة على ما فيه من التدليس والغش لأنه يظهر العين بغير مظهرها الحقيقي من غير حاجة إليه. اهــ.

♥ Ketika Ilmu Diangkat Dan Kebodohan Merajalela ♥

Dalam Ash-Shahiihain, dari Anas bin Malik radliyallaahu ‘anhu, ia berkata : Telah bersabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam :
من أشراط الساعة أن يُرْفَعَ العلم، ويَثْبُتَ الجهلُ.
“Termasuk tanda-tanda hari kiamat adalah diangkatnya ilmu dan tetapnya kebodohan”.[1]..

♥ Pembahasan : Minum Sambil Berdiri (Perlu Anda Ketahui) ♥

Bismillah..
Dalil yang Melarang
عن أنس، عن النبي صلى الله عليه وسلم؛ أنه نهى أن يشرب الرجل قائما. قال قتادة: فقلنا: فالأكل؟ فقال: ذاك أشر أو أخبث.
Dari Anas, dari Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam : Bahwasannya beliau melarang seseorang minum sambil berdiri. Qatadah berkata : “Kami bertanya : ‘Bagaimana dengan makan (sambil berdiri) ?”. Beliau menjawab : “Hal itu lebih buruk dan menjijikkan” [Diriwayatkan oleh Muslim no. 2024, At-Tirmidzi no. 1879, Ibnu Maajah no. 3424, Abu Ya’la no. 3195, Abu ‘Awaanah no. 8186, dan Ath-Thahawiy dalam Syarh Ma’aanil-Aatsaar 4/272]...

♥ Makan Lebih dari 3 jari Menyelisihi Sunnah??.. ♥

Bismillah..
Tanya : Apakah makan dengan sendok lebih utama daripada makan lebih dari tiga jari karena ia menyelisihi sunnah, terutama jika makan makanan yang kurang ‘nyaman’/elegan diambil dengan tiga jari ?...

Rabu, 16 Maret 2011

♥ Menjahit 'Dompet Resleting Bolak Balik ♥

Menjahit 'Dompet Resleting Bolak Balik'


Kangen menjahit, hari minggu kemarin aku membuat 'Dompet Resleting Bolak Balik ini. Bedanya dengan Dompet Resleting biasa, kain lapisan dalamnya dipasang sekalian. Bolak-balik menggunakan bahan yang beda. Gimana caranya bikinnya? Aku coba bikin tutorialnya...

♥ TUTORIAL : Menjahit Rok Praktis ♥

Rok dengan pinggang karet ini bisa dibilang praktis, karena:
1.    Mengandalkan pengukuran sederhana.
2.    Pola langsung digambar di atas kain.
3.    Bisa selesai digarap tanpa memerlukan jahitan obras. 

Saya merampungkan rok panjang dengan pinggang berkaret ini (mulai dari membuat pola langsung di atas kain hingga menjahitnya dengan mesin jahit sampai kelar) hanya dalam waktu 3 jam (bikin tutorialnya bahkan jauuuh lebih lama dan ribet, hihi). 

Sebenarnya kain yang dipakai praktik kali ini kurang mendukung untuk dibuat tutorial. Motif batiknya yang rame bikin mata kudu ekstra teliti membaca tulisan keterangan di atasnya, tapi mudah-mudahan masih bisa terbaca ya (soalnya kain nganggur yang ada di rumah cuma ini, hehe—ogah-ogahankeluarbelikainbaru:))).

Mohon maaf kalau tutorialnya kurang jelas dan berantakan yah *masihpemula.

Oh ya, klik foto untuk melihat lebih jelas :)

♥ SEWING ORGANIZER ♥

Bismillah..


Pertama pemilihan bahan. untuk feltnya saya pilih yang kualitasnya cukup baik. felt biasa gampang berbulu, jadi saya pilih felt misty & melt motif impor. 2 bahan ini (saya) rasa cukup tebal & kuat :D saya pilih tema warna oranye cerah. potong 2 lembar kain felt sesuai ukuran yang diinginkan. saya buat ukuran 24cm x 20cm. 1 lbr untuk bagian dalam, 1 lbr untuk bagian luar.

jahit bagian tengah kain seperti ini, supaya pas dilipat ga menggembung + sebagai pembatas kantong dalam. saya jait mesin, tp bisa jait tangan juga...

♥ Keutamaan Berzikir Ketika Terjaga di Malam Hari ♥


Bismillah..
Dari ‘Ubadah bin Shamit radhiyallahu ‘anhu, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda,
مَن تَعارَّ من الليل فقال: لا إله إلا اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ ولهُ الْحَمْدُ وهُوَ على كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، الحمدُ للهِ، وسبحانَ اللهِ، ولا إله إلا اللهُ، واللهُ أَكْبَرُ، ولا حَوْلَ ولا قُوَّةَ إلا بِاللهِ، ثم قال: اَللّهُمَّ اغْفِرْ لي– أو دعا – استُجِيبَ له، فإنْ توضأ وصلى قُبِلتْ صلاتُه
“Barangsiapa yang terjaga di malam hari, kemudian dia membaca (zikir tersebut di atas):
لا إله إلا اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ ولهُ الْحَمْدُ وهُوَ على كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، الحمدُ للهِ، وسبحانَ اللهِ، ولا إله إلا اللهُ، واللهُ أَكْبَرُ، ولا حَوْلَ ولا قُوَّةَ إلا بِاللهِ
Tiada sembahan yang benar kecuali Allah semata dan tiada sekutu bagi-Nya, milik-Nyalah segala kerajaan/kekuasaan dan bagi-Nya segala pujian, dan Dia maha mampu atas segala sesuatu, segala puji bagi Allah, maha suci Allah, tiada sembahan yang benar kecuali Allah, Allah Mahabesar, serta tiada daya dan kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah, kemudian dia mengucapkan..

♥ Saudariku, Inilah Kemuliaanmu! (Seri 2) ♥


Beberapa contoh hukum-hukum syariat Islam yang menggambarkan pemuliaan dan penghargaan Islam terhadap kaum perempuan.

1. Kewajiban memakai jilbab pakaian yang menutupi semua aurat secara sempurna [Lihat kitab Hiraasatul Fadhiilah (hal. 53)] ) bagi wanita ketika berada di luar rumah.
Allah Ta’ala berfirman,
{يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لأزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا}
“Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin agar hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, sehingga mereka tidak diganggu/disakiti. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. al-Ahzaab:59).
Dalam ayat ini Allah menjelaskan kewajiban memakai jilbab bagi wanita dan hikmah dari hukum syariat ini, yaitu: “supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, sehingga mereka tidak diganggu/disakiti”...

♥ Saudariku, Inilah Kemuliaanmu! (Seri 1) ♥


Bismillah..
Allah Ta’ala telah menetapkan syariat Islam yang lengkap dan sempurna, serta terjamin keadilan dan kebenarannya. Allah Ta’alaberfirman,
{وَتَمَّتْ كَلِمَةُ رَبِّكَ صِدْقًا وَعَدْلًا لَا مُبَدِّلَ لِكَلِمَاتِهِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ}
“Telah sempurnalah kalimat Rabbmu (al-Qur’an), sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat merubah kalimat-kalimat-Nya dan Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. al-An’aam:115)
Artinya: Al-Quran adalah firman Allah yang benar dalam berita yang terkandung di dalamnya, serta adil dalam perintah dan larangannya, maka tidak ada yang lebih benar dari pada berita yang terkandung dalam kitab yang mulia ini, dan tidak ada yang lebih adil dari pada perintah dan larangannya. [Lihat kitab Taisiirul Kariimir Rahmaan (hal. 174)]....
free counters
free counters